SETELAH melalui seleksi yang ketat dan melelahkan, panitia beasiswa PT Kaltim Prima Coal (KPC) menetapkan 22 orang yang berhak meraih beasiswa untuk program magister (strata dua) tahun 2009. Dua puluh dua penerima beasiswa itu terjaring dari 36 pelamar untuk kesempatan beasiswa program magister dan doktor.
Kepala Tata Usaha Dinas Pendidikan Kutim, Waginan, pada acara penyerahan beasiswa di M4 Mine Site, Jumat (6/3), mengucapkan terima kasih kepada KPC atas partisipasinya meringankan beban masyarakat dalam program pendidikan, khususnya magister dan doktor. Menurut Wagiman, pemberian beasiswa itu membuktikan bahwa program corporate social responsibility (CSR) KPC berjalan bagus.
“Dengan program beasiswa ini membuktikan bahwa komitmen CSR KPC sangat bagus. Bahkan dari segi pelayanan, mulai dari proses seleksi sampai serah terima, kami anggap sangat prima,” ujar Wagiman.
Sedangkan Chief Executive Officer KPC R Utoro pada kesempatan itu menyampaikan gagasan tentang sumber daya lokal Kutai Timur yang perlu dikembangkan, seperti budi daya padi rawa, sagu, kelapa sawit dan lainya. Dia sangat berharap, masyarakat Kutim lebih banyak mengambil program magister untuk pengembangan potensi lokal tersebut.
“Sehingga kedepan, Kutim bisa swasbada pangan, tanpa harus memiliki sawah seperti daerah-daerah lainya. Kalau ada yang mengambil program magister atau doktor pada program pengembangan padi rawa, sagu atau kelapa sawit, silakan kontak saya. Pasti akan dibantu,” ujar Utoro.
Hingga sekarang secara keseluruhan KPC telah menyalurkan beasiswa untuk 1.012 orang mulai dari tingkat SMP hingga doktor. Mayoritas penerima beasiswa berasal dari Kutai Timur, berikut dari daerah lain di Kaltim.
Fransiskus Kan, Kepala SD 009 Segoi Makmur, Kecataman Long Mesangat, salah seorang penerima beasiswa S2 mengatakan, beasiswa itu bukan saja berguna bagi dirinya, tapi juga bagi peserta didik di desanya. “Semangat siswa di kampung saya lebih tinggi lagi, karena ada harapan bahwa siapa pun bisa meraih pendidikan lebih tinggi, meskipun dari pedalaman,” ujar mahasiswa program studi Ilmu Administasi Universitas WR Supratman Surabaya.
Sedangkan Rahmawati, S.Pt yang mengambil program magister di Universitas Mulawarman mengatakan, beasiswa yang diterimanya sangat bermanfaat, apalagi saat ini dirinya menjadi Ketua Jurusan Peternakan di Stiper Kutim.(hms3/*)
kaltimpost
saya mahaiswa program D3 keperawatan, AKPER DIRGAHAYU samarinda semester V, saat ini saya sangat membutuhkan beasiswa / sponsor pendidikan bagi saya, saya harap kiranya ada yang berkenan, Pada pihak PT. KPC yang berkedudukan di sangata KUTIM,saya seorang putra kalimantan anak pedalaman, memasuki semester ini persiapan biaya kuliah yang sangat banyak. saya terus berusaha untuk mencari sponsor pendidikan bagi saya. terima kasih saya ucapkan
Yth. PT. KPC
Perkenalkan saya Virgamaliel Benu, S.KM.
umur 23 tahun, alamat Jl. Karya Murni No.5 Rt 65 Kel. gn. sari Ilir Balikpapan.
saya pernah bekerja menjadi surveyor kesehatan yang merupakan kerja sama antar PT. KPC dan Pusat Kedokteran Tropis UGM (2009).
Saat ini sedang mengikuti pendidikan Pasca sarjana di fakultas Kedokteran , Program studi Ilmu Kesehatan Kerja dan saya sangat membutuhkan bantuan beasiswa atau sponsor dalam rangka mendukung kegiatan pembelajaran saya. saya berharap Bapak/Ibu dapat memberikan uluran bantuan terhadap saya, dan saya bersaedia untuk berbakti. Atas perhatiannya saya haturkan limpah terima kasih.
(virgamalielbenu@yahoo.com)
dngan hormat PT. Kaltim prima coal
Dengan ini diberitahukan saya koeshadi sasmito, S.T.
umur 23 tahun, alamat sekarang di jalan anggrak no 14a mlati sleman DIY
alamat asal saya djlan antasari blok A desa bhuana jaya tenggarong seberang kutai kartanegara kal-tim
saya lulusan sarjana teknik geologi upn dan saat ini saya sedang melaksanakan perkuiahan pascasarja d magister teknik geologi upn memohon bantuan beasiswa s2 saya
karena membutuhkan biaya yang sangat banyak
di mohon keiklasan dari pihak PT kaltim prima coal untuk memberikan bantuan tersebut
mohon di balas ke kushadi_geo07@ymail.com
terima kasih sebelumnya