Mahasiswa ISI Denpasar Ikut Festival Wayang Sedunia


DENPASAR–MI: I Bagus Wijena Baratha Natiya (19) mahasiswa semester dua Jurusan Pedalangan, Fakultas Seni Pertunjukan Insitut Seni Indonesia Denpasar, akan ambil bagian pada Festival Wayang Sedunia, memeriahkan Pesta Kesenian Bali ke-30.
Berbagai persiapan dan latihan telah dilakukan bersama 15 seniman yang bernaung di bawah sanggar seni pertunjukan Natia Laras Banjar Babak Sukawati, Kabupaten Gianyar, kata pendiri sanggar tersebut, I Kadek Suartaya di Denpasar, Minggu (11/5).
Ia mengatakan, keikutsertaan dalang remaja mahasiswa ISI itu sekaligus untuk membuktikan proses regenerasi dalam seni budaya Bali, yang berlangsung secara alami dari generasi tua ke generasi muda.
Seniman dalang wayang kulit umumnya dari kalangan tua, namun dalam upaya alih generasi kini sudah banyak muncul dalang cilik, dalang remaja maupun dewasa.
“Baratha Natiya akan menunjukkan kemampuannya dalam pementasan wayang klasik inovasi di ‘wantilan’ (balai) Taman Budaya Denpasar 10 Juli 2008,” kata Kadek Suartaya, seniman serbabisa, termasuk menjadi dalang wayang kulit.
Ia menjelaskan, cerita wayang yang diangkat tetap klasik, yakni dari cerita Mahaberatha lakon Senapati Karna, namun pementasannya dibuat inovatif.
Pementasan yang dirancang berlangsung sekitar dua jam itu mengulas kebimbangan Senapati antara berperang membela Kurawa yang memberikan kedudukan dan fasilitas atau membela keluarga Pandawa.
Nanum memutuskan tidak membela kebenaran dan berhadapan dengan Arjuna (pandawa), hingga akhirnya gugur di medan perang, ujar Suartaya.
I Bagus Wijena Baratha Natiya merupakan salah seorang yang mewakili Bali dan Indonesia dalam festival wayang sedunia yang baru pertama kali digelar setelah 30 tahun aktifitas seni tahunan di Pulau Dewata.
Kasubdis Kesenian Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Made Santha menambahkan, tim kesenian dari Amerika Serikat dan Selandia Baru telah menyatakan kepastian ikut festival wayang sedunia di PKB.
Sejumlah negara lainnya yang diundang panitia belum memberikan kepastian. Panitia mengundang tim kesenian dari sejumlah negara antara lain Jepang dan Inggris, namun belum memberikan konfirmasi.
Mereka umumnya cukup tertarik mengikuti festival di Bali dan sedang mencari sponsor, karena pihak pengundang tidak menyediakan akomodasi maupun biaya perjalanan.
Festival wayang internasional yang baru pertama kali akan digelar di Bali, juga melibatkan sejumlah dalang wayang kulit dari Indonesia, seperti Ki Enthus Susmono dari Jawa Tengah.
Keterlibatan seniman mancanegara dalam kegiatan seni budaya di Bali, memiliki makna yang sangat penting dalam mengembangkan dan memajukan seni budaya Indonesia, khususnya Bali.
Masyarakat setempat dapat meningkatkan wawasan tentang kesenian wayang setelah menyaksikan pertunjukan wayang yang beragam dari mancanegara.
“Di negara-negara maju seperti Amerika, Jepang dan Inggris, telah memiliki kesenian wayang yang semakin eksis,” kata Made Santha. (Ant/OL-06)

Posted in Prestasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 469,976 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: