Gaji Guru PAUD Cuma Rp100 Ribu


BANDAR LAMPUNG (Lampost): Mau tahu berapa gaji seorang guru PAUD? Pendidik yang mengantar seorang anak bisa masuk sekolah dasar ini ternyata cuma bergaji Rp100 ribu per orang per bulan.

Kini, kata Direktur Pendidikan Nonformal Departemen Pendidikan Nasional Dr. Harlindung, jumlah guru pendidikan anak usia dini (PAUD) se-Indonesia 35 ribu orang. Namun, pada 2009 ditargetkan 50 ribu orang.

“Sekarang kami masih bahas dengan Komisi X DPR. Pembahasan ini agak alot karena krisis ekonomi global sangat berpengaruh terhadap perekonomian kita,” kata Harlindung pada pendidikan dan pelatihan PAUD di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung, Selasa (28-10). Acara dihadiri sekitar seratus tenaga pendidik PAUD se-Lampung.

Menurut Harlindung, kini pihaknya sedang merancang format data base guru honor untuk membuat nomor unik tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) pendidik nonformal. Dengan begitu, ke depan, tenaga pendidikan PAUD nonformal memiliki peluang diangkat menjadi PNS.

Ketua Himpaudi Bandar Lampung, Nurpuri Eddy Sutrisno yang juga ketua panitia dalam acara itu meminta Depdiknas tegas menetapkan aturan tentang insentif guru honor. Sebab, di lapangan banyak ditemukan tenaga pendidik PNS yang mengelola PAUD juga mendapatkan insentif Rp100 ribu per bulan.

“Mereka memang pengelola, tapi kan sudah PNS, seharusnya itu sudah menjadi tugas mereka. Sudah ada gaji, tunjangan, masih dapat insentif, ini kan tidak adil,” kata dia. Sementara itu, para guru honorer PAUD hanya bernar-benar mengandalkan insentif Rp100 ribu per bulan, tanpa tunjangan lain. Kondisi ini menyebabkan ketimpangan sosial di lingkungan PAUD dan menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kalau untuk guru honorer, ya untuk guru honorer saja,” kata dia. Sebagian besar tenaga pendidik anak usia dini adalah lulusan SMA dan sederajat. Pendidikan PAUD nonformal tidak dituntut memiliki kualifikasi sarjana, hal yang disayaratkan kepada pendidik adalah menyayangi anak-anak dan kreatif.

Anak Miskin Lebih Baik

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Provinsi Lampung Zoelfikar Zoebir mengatakan anak-anak yang dididik di PAUD sebagian besar dari keluarga miskin. Sehingga, pendanaan dan biaya operasional PAUD tidak dibebankan kepada masyarakat. Tenaga pendidik PAUD hanya mengandalkan insentif Rp100 ribu/bulan dari APBN.

“Tidak usah muluk-muluk dahululah menetapkan standar minimal sarjana bagi pendidik PAUD. Kami butuh orang yang mau, ada yang mau saja kami sudah bersyukur,” kata Zoelfikar.

Menurut dia, karakteristik anak dari keluarga miskin cenderung lebih baik dari kalangan menengah-atas, di antaranya lebih mandiri, berani, dan tingkat keingintahuannya tinggi.

Untuk menjadi tenaga pendidik PAUD harus menyayangi anak-anak dan memiliki sikap kreatif. Guru yang selama ini menerapkan sistem pembelajaran teacher centre diharapkan mengubah gaya mengajarnya menjadi student centre. Kreatif menciptakan berbagai permainan, lagu, dan alat peraga dari barang bekas.

“Pendidikan harus menjadi menyenangkan bagi anak-anak, dengan perasaan senang, pelajaran akan mudah diserap,” kata dia. n RIN/S-1

Posted in Pendidikan
2 comments on “Gaji Guru PAUD Cuma Rp100 Ribu
  1. riris says:

    saya tinggal di desa mojowarno, jombang, dan tanggal 21 juli nanti kami akan memulai membuka paud dibawah bendera PKK Desa yang berbasis pada komunitas. Kami berangkat tanpa ada modal duit sama sekali. dan berencana tidak akan memberatkan orang tua murid secara financial. 3 orang guru kami, 2 lulusan smu, dan 1 sarjana. bersedia tidak menerima gaji. kami hanya akan menggunakan ruang pertemuan pkk dengan karpet/tikar sekenanya. Tidak ada APE ataupun alat bermaik layaknya di playgroup dan tk lain. kami hanya akan belajar bermain sulap bersama untuk mengubah sampah, karton bekas dan pelepah pisang dan semua yang bisa kami jadikan permainan, tanpa harus mengurangi esensi dari permainan itu sendiri. saat ini kami sudah mendapatkan 15 anak yang mayoritas adalah anak petani dan buruh, untuk bermain bersama kami. kami minta tolong untuk membagi informasi tentang materi PAUD dan semua hal yang kira-kira bisa kami akses untuk mempermudah jalannya kegiatan belajar kami. terima kasih dan salam hangat..
    ririselek@yahoo.com

  2. ahmad says:

    Di sini pemerintah memang harus memperhatikan masa depan guru paud karna orang tua sekarang lebih memilih paud daripada tk .saya disini guru SD jadi tau kemampuan anak yang sudah masuk paud dan tidak anak yang tidak masuk paud atau tk kebanyakan sukar menangkap pelajaran yang di berikan di SD.Kan tidak mungkin bagi kami guru SD kembali mengajarkan materi TK atau PAUD seperti mengenal angka atau menyanyi dan bermain saja ,karna di tempat saya tinggal ini tepatnya di sidrap banyak yang mempertanyakan bagaimana masa depan kami di PAUD…….?apakah ada pengangkatan menjadi pns atau begini saja karana mereka juga punya keluarga yang harus di beri makan da n di penuhi kebutuhanya karna kalau dengan gaji cuma 100 perbulannya tidaklah mencukupi mereka juga ingin hidup layak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,142 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: