Kembangkan Kecerdasan Integral


KECERDASAN integral merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Sekolah di jalur strategis di Jalan H. Zainal Abidin Pagar Alam No. 14 Labuhan Ratu, Bandar Lampung, itu berhadapan dengan kampus UBL. SMA ini sering dikenal dengan sebutan Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Labuhan Ratu karena di tempat itu terdapat TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan Universitas Muhammadiyah Lampung.

Kepala SMA Muhammadiyah 2, H.A. Sardjoko, mengatakan kecerdasan yang dibentuk sekolah ini adalah kecerdasan integral, yaitu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dibarengi pendidikan agama sebagai pembentukan mental siswa, yang diharapkan mampu meneruskan perjuangan para pendiri amal usaha Muhammadiyah (kader).

Proses mencerdaskan seperti ini sudah banyak mendapat dukungan baik, dari Persyarikatan Muhammadiyah melalui Mejelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah (MPDM) maupun dari pemerintah, melalui Dinas Pendidikan serta pemerintah pusat, yang menjadikan SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung sebagai the school piloting project di Kota Bandar Lampung, di antara sekian banyak sekolah swasta.

Dia mengharapkan SDM sekolah tidak hanya mampu menerapkan kurikulum KTSP dan pembelajaran ICT, tapi juga menjadikan sekolah yang berbasis keunggulan lokal (SBKL), melalui muatan lokal yang diterapkan kepada siswa dalam bentuk seni tapis dan sulam usus.

Sekolah ini sudah saatnya berdaya saing tinggi. Untuk empat tahun terakhir ini SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung sudah menolak pendaftaran sejumlah satu kelas karena untuk tiap-tiap tahun ajaran baru kelas X hanya menyediakan lima ruang.

“Ke depan, kita harus membenahi sarana dan prasarana untuk meningkatkan kuantitas siswa setiap tahun,” kata dia.

Menurut dia, kompleks pendidikan ini berawal dari kondisi yang sangat sederhana, semua gedung dan bangunannya hanya bangunan biasa satu lantai. Terletak di antara rumput ilalang serta pohon-pohon besar lain.

Seperti disulap, kompleks Muhammadiyah sekarang menjadi bangunan yang hampir semuanya berlantai tiga, dengan paving yang dijadikan sarana olahraga seperti lapangan basket, voli, futsal, bulu tangkis, dan bela diri (pencak silat tapak suci dan karate-do Gojukai ).

SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, awalnya adalah SPG Muhammadiyah Kedaton, Kabupaten Lampung Selatan, dengan alamat Jalan Turi, Kampung Sidodadi, Kabupaten Lampung Selatan, dengan piagam pendirian Pimpinan Pusat Muhammadiyah MPPK Nomor: 524/II-017/1977 tanggal 6 Zulhijah 1397 H bertepatan dengan tanggal 17 November 1977 M.

Karena kondisi tanah dan bangunan di Jalan Turi Kampung Sidodadi kurang memadai, pada 7 Februari 1978 SPG Muhammadiyah dipindahkan ke kompleks Perguruan Muhammadiyah Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Selatan, yang berjarak kurang lebih 2 km dari tempat semula.

Sesuai dengan gerak langkah pembangunan Kotamadya Bandar Lampung, dalam program pengembangan/perluasan wilayah, SPG Muhammadiyah yang semula masuk wilayah Lampung Selatan masuk wilayah Kotamadya Bandar Lampung, selanjutnya berubah nama menjadi SPG Muhammadiyah Kedaton, Kotamadya Bandar Lampung dengan alamat Jalan Teuku Umar No. 14 Labuhan Ratu, Kedaton, Bandar Lampung, dengan kode pos 35142.

Pada 1989 pemerintah menerapkan suatu kebijakan menghapus SPG di seluruh Indonesia, SPG Muhammadiyah Kedaton, Bandar Lampung, oleh persyarikatan Muhammadiyah dialihfungsikan menjadi SMA Muhammadiyah Putri Kedaton, Bandar Lampung, berdasar pada hasil studi banding ke SMA Muhammadiyah 2 Putri Yogyakarta.

Namun, kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di Provinsi Lampung berbeda dengan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di Yogyakarta. SPG Muhammadiyah yang pada tahun ajaran 1989–1990 meluluskan siswa di lima kelas, ternyata penerimaan kelas I hanya satu kelas dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang.

Melihat respons masyarakat yang kurang begitu antusias menyekolahkan anaknya di SMA Muhammadiyah Putri karena di Provinsi Lampung SMA putri belum begitu umum di masyarakat. Maka melalui keputusan rapat Majelis Pendidikan dan Kebudayaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kedaton sebagai lembaga pengelola, diputuskan mengubah SMA Muhammadiyah Putri Kedaton Bandar Lampung menjadi SMA Muhammadiyah 2 Kedaton, Bandar Lampung.

“Dari awal berdiri pada 1977 sampai kini, SMA Muhammadiyah 2 telah tujuh kali berganti pimpinan,” kata Sardjoko.

Salah satu misi pendidikan sekolah ini adalah membentuk insan yang dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta penerapan iman dan takwa (iptek dan imtak). Dua komponen ini merupakan suatu perjuangan bagi kepala sekolah dan seluruh komponen yang ada didukung human resouce development yang mumpuni.

Dalam rangka mencapai tujuan ini SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung beberapa kali mengadakan in house training kurikulum dan workshop bagi para tenaga edukatif baik tingkat daerah maupun nasional. n TIM REDAKSI/S-1

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 469,976 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: