Minta Sekolah Rusak Segera Ditangani


KEGIATAN belajar mengajar SD Tepas 2 yang terpaksa mendompleng balai desa setempat, menjadi perhatian Ketua Komisi B Slamet Riyanto. Slamet meminta pemkab segera tanggap dan membangun kembali sarana gedung SD tersebut sehingga dapat digunakan lagi dengan baik. “Kami akan segera membahas penanganan sekolah rusak ini, apalagi ada beberapa SD yang mengalaminya,” kata Slamet, kemarin (4/11).

Sementara, akibat angin yang terjadi 23 Oktober lalu, sedikitnya 7 bangunan SD di Ngawi mengalami kerusakan. Akibatnya, sebagian murid terpaksa pindah belajar ke balai desa, termausk 104 anak-anak SD Tepas 2 Kecamatan Geneng.

Menurut Slamet, penanganan kerusakan SD itu harus segera dilakukan, mengingat banyak anak bangsa yang tengah menuntut ilmu di lembaga mereka. Kalau pun tidak dari dana DAK Slamet meminta dipikirkan cara lain untuk merehab SD-SD yang rusak diterjang bencana alam. “Kami juga akan segera melanjutkan dengan turun lapangan langsung melihat lagi SD yang rusak-rusak itu,” katanya.

Sebanyak 7 bangunan SD yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin tersebut dibenarnkan Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Abimanyu. Namun, menurut dia, hanya murid SD Tepas 2 yang terpaksa pindah belajar. “Sudah ada pengusulan untuk mendapatkan DAK pada 2009,” katanya.

Apabila menunggu Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun depan, berarti setahun lebih murid SD Tepas 2 mengikuti proses belajar dalam balai desa dengan suasana gaduh dan kelas seadanya. “Mengingat situasi itu, kami juga prihatin. Makanya, nanti kalau bisa akan dibuat laporan tertulis dan dicarikan solusi agar dibangun lebih cepat,” kata Abimanyu. (ari/isd)

Posted in Pendidikan
Archives
Categories
November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: