Gubernur Sumut : Pendidikan Kunci Keberhasilan Negara


Medan ( Berita ) : Gubernur Sumatera Utara, H. Syamsul Arifin mengatakan kemajuan pembangunan suatu negara sangat ditentukan SDM yang berkualitas melalui pendidikan, karenanya pemerintah melalui Inpres No. 5 Tahun 2006 mewajibkan semua warga negara usia 7-15 tahun tanpa memandang status sosial, etnis dan jenis kelamin untuk menempuh pendidikan dasar sembilan tahun.

“Pendidikan merupakan kunci keberhasilan suatu negara,” katanya melalui Sekdaprov Sumut RE Nainggolan ketika memimpin apel pagi PNS di lingkungan Pemprov Sumut di Medan, Senin [03/11].

Menurut dia, gerakan wajib belajar sembilan tahun yang dimulai tahun 1994 ditargetkan tuntas tahun 2008/2009 dengan angka partisipasi kasar (APK) minimal 95 persen melalui implementasi berbagai alternatif program yang efektif dan efisien.

Ia menyebutkan, pada tahun 2007/2008 APK nasional untuk SMP/MTs baru mencapai 92,52 persen. Khusus di Sumut, APK SMP/MTs telah melebihi target. Pada tahun 2005/2006 APK mencapai 93,69 persen dan menjadi 96,25 persen pada tahun 2006/2007, sementara pada tahun 2007/2008 bahkan mencapai 98,25 persen atau melebihi APK nasional.

Namun demikian, menurut gubernur, tetap masih banyak yang harus dibenahi dan dikembangkan, seperti persiapan mewujudkan wajib belajar 12 tahun, mengangkat status sekolah potensial menjadi Rintisan Sekolah Dasar Nasional (RSSN) dan meningkatkannya menjadi Sekolah Standar Nasional dan selanjutnya menjadi Sekolah Berstandar Internasional sehingga lulusannya memiliki kemampuan daya saing mendunia.

Untuk meningkatkan mutu wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun dan upaya mewujudkan sekolah bertaraf internasional di Sumut, menurut dia diperlukan beberapa terobosan dan komitmen semua pihak, seperti sosialisasi gerakan percepatan penuntasan wajib

belajar, meningkatkan peran serta seluruh komponen bangsa baik negeri maupun swasta, meningkatkan APK SMP/MTs, meningkatkan mutu layanan pendidikan, meningkatkan kualitas kelulusan SMP/MTs serta meningkatkan peran, fungsi dan kapasitas pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Secara khusus ia mengingatkan para pimpinan SKPD, pemegang anggaran dan bendahara proyek untuk memperhatikan batas waktu tutup buku dan pencairan anggaran tahun 2008 pada 24 Desember mendatang.

Untuk itu kepada setiap pemegang anggaran dan pejabat terkait lainnya agar segera mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan pelaksanaan anggaran, sehingga tidak ada keterlambatan dalam penyampaian laporan.

Ia juga meminta kepada pimpinan SKPD untuk mencermati dan melakukan pengawasan secara sungguh-sungguh untuk menghindari keterlambatan pelaporan.

“Batas waktu tutup buku anggaran APBD Sumut harus diperhatikan dan dipedomani dengan cermat. Kita tidak mau penilaian APBD Sumut tahun anggaran 2008 ini kembali ‘disclaimer of opinion’ seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya. ( ant )

Posted in Pendidikan
Archives
Categories
November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,031 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: