Kuota Jalur Pendidikan Profesi Bertambah


SURABAYA – Untuk kuota sertifikasi guru melalui jalur pendidikan profesi 2009, belum ada kepastian. Termasuk, wilayah Jawa Timur. Namun, tim sertifikasi Depdiknas memperkirakan jatah sertifikasi untuk para guru muda itu lebih besar jika dibandingkan dengan tahun ini.

Ketua Tim Sertifikasi A. Mukhadis mengatakan, memang mungkin jumlah peserta bertambah banyak. Sebab, pemerintah menargetkan ada sekitar 821 guru yang berpeluang ikut dalam program sertifikasi lewat jalur tersebut. Yang jelas, jumlah peserta tahun ini sebanyak 648 orang.

Dalam program sertifikasi guru melalui jalur tersebut, Unesa yang ditunjuk sebagai salah satu di antara 27 lembaga penyelenggara di Indonesia pada tahun ini hanya mendapatkan jatah 49 orang. Rinciannya, 33 guru pendidikan kewarganegaraan (PKn) dan 16 guru bidang kesenian.

Mereka adalah guru-guru yang mengajar di tingkat SMP dari berbagai daerah. Mulai Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Batam, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jogjakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Tenggara.

Rektor Unesa Prof Haris Supratno pun belum mengetahui kepastian kuota 2009 untuk jumlah guru yang bakal mengikuti pendidikan profesi di kampusnya. Namun, pihaknya bisa memastikan bahwa jumlah peserta tidak akan lebih dari 80 orang. Sebab, jatah setiap lembaga pendidik dan tenaga kependidikan (LPTK) hanya dua kelas. “Setiap kelas maksimal 40 orang,” terangnya.

Seperti diberitakan, sertifikat pendidik bisa didapatkan melalui dua jalur. Yakni, penilaian berkas portofolio dan pendidikan profesi. Jalur portofolio diprioritaskan untuk guru-guru senior dengan masa kerja bertahun-tahun. Jika tidak lulus melalui penilaian portofolio, mereka masih memperoleh kesempatan melalui pendidikan latihan profesi guru (PLPG).

Adapun sertifikasi melalui pendidikan profesi dikhususkan bagi guru muda berprestasi. Tidak mudah mengikuti program itu, harus melalui seleksi ketat. Para guru yang lolos tidak dipungut biaya untuk ikut program tersebut. Mereka mendapatkan uang dari negara. Semua biaya pendidikan dan hidup ditanggung.

Setiap bulan, para guru peserta pendidikan profesi mendapatkan biaya hidup Rp 1 juta, uang asuransi kesehatan selama setahun Rp 900 ribu, uang buku Rp 250 ribu, biaya PPL Rp 250 ribu, plus penyusunan laporan atau tugas akhir dan transpor dari tempat asal ke Unesa.

Sementara itu, nasib para guru muda berprestasi yang ikut sertifikasi melalui jalur pendidikan kuota 2008 ditentukan akhir bulan ini. Mulai minggu depan, kemampuan 648 guru yang ikut program tersebut diuji. Bagi yang lulus, tahun depan mereka dapat menikmati tunjangan profesi pendidik (TPP). “Persiapan ujian sertifikasi jalur pendidikan sudah memasuki tahap akhir,” ungkap Mukhadis.(may/hud)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,145 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: