Dirikan SMP Kristen Kamangta, 20 Tahun Kepsek tanpa Digaji


Dari Pemakaman Almarhum Pak Guru Bernhard Waworundeng

Jarang menemukan sosok seperti almarhum Berhnard Waworundeng, putra Warembungan Kecamatan Pineleng yang tutup usia 70 tahun 8 bulan 24 hari. Sepanjang hidupnya dipersembahkan untuk mengabdi pada Tuhan, negara dan bangsa serta tak melupakan keluarga. Ia mendirikan SMP Kristen Kamangta dan 20 tahun mengajar tanpa digaji. Luar biasa.

Laporan: Bahtin Razak

HUJAN deras yang mengguyur sebagian besar Bumi Nyiur Melambai Kamis (11/12) kemarin, seakan ikut berduka mengiringi prosesi ibadah pemakaman Berhnard Waworundeng di Desa Kamangta Kecamatan Tombulu. Terlahir dari keluarga sederhana pada 15 Maret 1932, almarhum menginjakkan kaki pertama di Kamangta pada 1958, di saat pergolakan Permesta. Meski hanya bermodalkan pendidikan setara SMA, tapi komitmen suami tercinta janda Elisabeth Regar ini, untuk urusan pendidikan sungguh tinggi.
Seperti diceritakan Drs RV Pepah, mantan Asisten IV Pemprov Sulut, saat membawakan sambutan mewakili tokoh masyarakat. Sebagai sahabat baik almarhum, Pepah tahu persis Pak Guru Berhnard sangat concern dengan pendidikan. “Dia buktikan dari lingkungan keluarganya sendiri,” kata Pepah, yang juga sohib kental almarhum. Dari 8 anak almarhum, 6 orang berpendidikan sarjana.
Nah, untuk urusan pendidikan di masyarakat, almarhum dikenal sebagai pencetus lahirnya SMP Kristen Kamangta. Kata Pepah, yang sama-sama hanya sebagai pendatang di Kamangta, selain sebagai petani Almarhum juga mendedikasikan dirinya sebagai guru. “Orang Kamangta akrab menyapa Almarhum dengan nama Engku Ber,” kata Pepah.
Sebagai guru, dan dipercayakan sebagai Kepsek SMP Kristen Kamangta, 20 tahun almarhum mengabdi tanpa pamrih. “Selama jadi guru almarhum tidak digaji. Pun sampai sekarang tidak ada penghargaan, misalnya, jadi PNS atas dedikasinya itu dari pemerintah. Almarhum tidak mengharapkan itu. Yang ada hanya komitmennya untuk mencerdaskan masyarakat,” urai Pepah.
Sekum BPS GMIM Pdt Decky Lolowang yang memimpin ibadah pemakaman sampai mengucapkan terima kasih atas pengabdian almarhum. ”BPS GMIM sangat berterima kasih. Almarhum telah mendirikan SMP Kristen,” katanya seraya menyebut, almarhum bervisi mirip Sam Ratulangi yang telah memprediksi persaturan pacifik akan memainkan peranan penting. ”Saya yakin, almarhum mendirikan SMP Kristen karena tidak mau anak-anak Kamangta hanya sampai SD,” katanya.
Tidak hanya di pendidikan, di pelayanan Gereja pun ayah dari Johny, Fanny (wartawan Suara Pembaruan), Wanny, Pdt Corry (Ketua BPMJ di Wilayah Amurang), Benny (Guru SMP Don Bosco Manado), Welly (Dosen Fisip Unsrat), Ruddy (Mualim Kapal), dan Tommy (Koordinator Liputan Manado Post), itu merupakan pelayan khusus selama 35 tahun. Demikian juga pelayanan pemerintahan, almarhum hampir 30 tahun menjadi perangkat desa Kamangta. “Semua pekerjaan itu ditunaikan dengan baik dan tulus,” kata Pepah, mengenang.
Tak hanya di bidang pendidikan dan pelayanan di gereja dan pemerintah, almarhum pun dikenal sebagai petani ulet. ”Saya belajar tanam cengkih, kelapa dan vanili, dari almarhum,” kata Pepah lagi.
Wakil Direktur Manado Post Urief Hasan mewakili jajaran Manado Post Group, mengatakan, setelah mendengar kesaksian RV Pepah bisa disimpulkan bahwa almarhum adalah sosok yang paripurna. “Semuanya ada dalam sosok almarhum. Aktif di pelayanan agama, pemerintahan, bahkan pendidikan, yang dijalani tanpa pamrih. Inilah sosok yang paripurna yang menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat. Semoga teladan almarhum bisa kita teruskan,” kata Urief.
Asisten II Pemkab Minahasa Drs FL Kaunang, yang mewakili Bupati Vreeke Runtu, juga mengagumi dedikasi Almarhum, terutama soal komitmennya untuk dunia pendidikan. “Sangat sulit menemukan guru seperti Almarhum sekarang ini. Tanpa pamrih mencerdaskan masyarakat,” kata Kaunang.
Dalam khotbahnya, Pdt Lolowang mengutip pengamsal bahwa nama baik lebih berarti dari apapun. Bahkan, dicintai orang lebih berharga daripada harta. ”Nama baik almarhum sungguh jadi teladan bagi kita semua,” katanya.
Atas nama keluarga, Fanny menyampaikan terima kasih banyak. ”Teladan papa akan kami teruskan,” katanya.(*)

sumber:mdopost

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 469,976 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: