4000 Lebih Penyadang Buta Aksara di Kab. Jayapura Perlu Perhatian


SENTANI – Kepala Bidang Pendidikan Non formal dan Informal Dinas P dan P Kabupaten Jayapura Septinus Jarisetouw, S Sos, MPd mengungkapkan bahwa meski Kabupaten Jayapura pada tahun 1994, pernah dinyatakan bebas buta aksara, namun sampai saat ini masih ada sekitar 4000 lebih warga buta aksara yang perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan untuk mempunyai kemampuan dasar Calistung (Baca, Tulis dan Berhitung).
“Sebenarnya tahun 1994 sudah dinyatakan bebas buta huruf, tapi karena adanya perpindahan penduduk dari daerah lain, maka penyandang buta aksara ini masih tetap ada,”ungkap Septinus Jarisetouw saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Jumat (6/2).
Dikatakan bahwa dari survey atau pendataan yang telah dilakukan, pada tahun 2006 lalu di Kabupaten Jayapura terdapat 9.544 penyandang buta aksara. Melalui Gerakan Penutasan Buta Aksara yang bekerja sama dengan Kowani, PKBM Pusat dan juga Subdin Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Kabupaten Jayapura, selama tahun 2006 sampai 2008 kemarin sudah ada 4.696 penyadang buta aksara yang sudah dinyatakan melek aksara, dan mendapatkan SUKMA (Surat Keterangan Meleks Aksara) I.
“Melalui pembinaan intensif, sejumlah penyandang buta aksara ini sudah mendapatkan SUKMA I,”ujar Septinus yang mengaku kebanyakan warga buta aksara ini pernah sekolah, sehingga lebih lebih cepat pembinaannya. .
Menurut Septinus, untuk masyarakat asli di Kabupaten Jayapura sebenarnya bisa dituntaskan penyandang buta aksaranya, tapi dengan adanya penambahan penduduk dari luar daerah ini yang menyebabkan masih banyak penyandang buta aksara cenderung bertambah. “Tapi kami, bertekad pada tahun 2010 Kabupaten Jayapura harus benar-benar bebas buta aksara,”tuturnya.
Oleh karena itu, peran serta masyarakat dalam penuntasan buta aksara ini memang sangat diharapkan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarkat (PKBM) yang ada di tiap-tiap distrik. Selain itu, peran gereja untuk mendorong penuntasan buta aksara ini menurut Septinus juga cukup besar. “Penyandang buta aksara ini, tersebar di sejumlah distrik, di Sentani sendiri juga cukup banyak, karena pindahan penduduk dari luar Kabupaten Jayapura,”terangnya. (tri)

Posted in Info, Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,145 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: