Kepsek SMPN-1 Medan: Siswa dan Orang Tua Tak Perlu Cemas 5,50


MEDAN (Berita): Nilai standar 5,50 ditetapkan pemerintah untuk lulus Ujian Nasional (UN) pada tahun 2009 sebaiknya tak perlu dicemaskan siswa, guru, maupun orangtua.

Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Medan Drs H Ismael Hasibuan MM mengatakan, kecemasan itu dapat dijawab dengan memahami kisi-kisi soal UN.

Saat ini, kata Ismael, pemerintah sudah terbuka. Buktinya, pemerintah telah mengeluarkan kisi-kisi soal untuk membantu siswa menghadapi ujian. supaya siswa-siswa maupun guru betul-betul memahami kisi-kisi soal itu. Pada tahun sebelumnya tidak ada, kisi-kisi soal seperti itu tidak ada. “Makanya supaya siswa berhasil pada ujian nantinya, kita harus memahami kisi-kisi soal yang telah dikeluarkan pemerintah,” katanya kepada wartawan, kemarin, di sekolah itu Jalan Bunga Asoka Medan.

Ismael mengimbau siswa supaya benar-benar menguasai dan memahami kisi-kisi soal UN, termasuk gurunya. Sehingga, guru dapat mengajar dengan terarah, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.78 Tahun 2008 tanggal 5 Desember 2008 tentang UN SMP/Madrasah, Tsanawiyah/SMP Luar Biasa(SMP/MTs/SMPLB), SMALB dan SMK.

Dia menuturkan, untuk meningkatkan kualitas siswa, jauh hari sebelumnya pihak sekolah mempersiapkan para siswa untuk menghadapi UN. “Selama dua tahun, siswa di sekolah ini dari kelas II sampai kelas III sudah diberikan bimbingan menghadapi UN, satu jam satu minggu. Dan, menjelang pelaksanaan UN, bimbingan ditambah dengan try out, setiap hari Sabtu mulai tanggal 31,” kata Ismael.

Menurut Ismael, sebenarnya kenaikan nilai standar kelulusan menjadi 5,50 tidak mempersulit siswa, malah memperlonggar siswa. Sebab, nilai 5.50 itu merupakan nilai rata-rata.

Sebagaimana yang diketahui, peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan, jika memiliki nilai rata-rata 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4.00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran dan minimal 4,24 untuk mata pelajaran yang lainnya.

Dengan demikian katanya, kenaikan standar kelulusan menjadi 5.50 itu tidak mempersulit siswa dibanding dari tahun sebelumnya. Malah nilai 6,0 pun dirinya yakin tidak menimbulkan kekhawatiran bagi anak didiknya di SMPN-1 Medan. Karena itu, Ismail optimis siswa SMPN-1 Medan lulus 100 persen.

Pada kesempatan yang sama Ismail menuturkan, tahun 2007-2008 siswa SMPN-1 Medan yang mengikuti UN sebanyak 357 orang. Sedangkan untuk tahun 2008-2009 jumlah peserta UN diperkirakan sebanyak 363 orang. Dibading tahun terdahulu, jumlahnya bertambah 6 orang.

Sekaitan dengan ini, SMP Negeri 1 Medan sudah melakukan sosialisasi, baik kepada siswa, guru maupun kepada orang tua siswa. Tujuannya, agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua. Sebab, orang tua diberi penjelasan menyangkut UN tahun 2009 itu. “Kami juga menjelaskan jadwan ujian setiap mata pelajaran yang akan diujikan pada UN,” pungkasnya.(aje)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: