Guru Harus Mampu Pahami Peserta Didik


PALEMBANG- Menjadi guru yang memiliki energi positif (Epos), harus mempunyai pola hubungan dengan peserta didiknya dengan cara melakukan ramah tama dengan siswa-siswinya, memecahkan kebekuan peserta didik dalam efektifitas pengajaran seorang guru dan menghilangkan penat dan kesusahan serta kesulitan belajar yang dialami peserta didiknya .
‘’ Dalam pola hubungan seorang guru harus mampu memahami peserta didiknya secara prilaku dan karakter siswa-siswinya,’’ jelas Motivator pendidikan Indonesia sekaligus Direktur utama Pumping Indonesia, Amir Tengku Ramly, dihadapan 300 peserta seminar Pumping Teacher, Sabtu (7/3) di Aula Handayani Disdik Provinsi Sumsel
Menurutnya, kekuatan pancaindra seorang guru pada dasarnya berpengaruh dalam prilaku emosi seorang guru saat menghadapi peserta didiknya. Penglihatan ini katanya, sangat berpengaruh pada ekspresi diri dalam sebuah pola hubungan yang dibina guru dengan peserta didiknya.
“ Dalam hal ini, jika guru sudah mempunyai jiwa sebagai pendidik, guru tersebut bisa melihat dan membaca pikiran peserta didiknya walaupun hanya melihat dari sorot mata, apakah rasa sayang, amarah, bahagia, terkejut, kaget, cemas, sedih, malu serius atau perasaan lain yang terjadi pada siswanya,” jelas Amir
Dikatakannya, kekuatan logika otak kiri guru yang didominasi fungsi berfikir umumnya belajar dan bekerja atas dasar logika, objektifitas dan analisis. Menurutnya otak kiri menyebabkan manusia lebih bersikap impersonal, menjunjung tinggi logika, berusaha menemukan kriteria objektif sebelum memutuskan sesuatu.
Sedangkan untuk kekuatan imajinasi otak kanan, lanjutnya, merupakan sebuah jalan untuk merasakan, menyerap informasi, memperoleh data, dan fakta.”Guru yang tergolong intuitif umumnya memiliki kemampuan belajar mengenai suatu hal yang bersifat abstrak yang terkadang berupa symbol-simbol, anehnya,’’ ungkapnya.
Sementara, ketua pelaksana Drs Budi Santoso Msi didampingi anggota panitia Dra Ema Nurnisya Putri mengatakan, jika seorang guru mengetahui sifat dan karakter siswanya akan memudahkan seorang guru melakukan penerapan dan pemahaman materi pelajaran yang diberikan. Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan untuk memompa potensi yang ada dalam diri guru dalam memahami sifat dan tingkah laku yang dimiliki siswanya. (mg21)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,213 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: