Guru SD Gembira


Tunjangan Guru Besar 13,5 Juta

MANADO—Pantas saja banyak dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berebutan meraih Guru Besar atau Profesor. Pasalnya, tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok setiap bulan, tidak saja berlaku buat guru-guru SD, SMP dan SMA/SMK. Para guru besar justru jauh lebih besar. Bahkan, mereka lebih gampang mendapatkannya ketimbang guru-guru. Sesuai kebijakan pemerintah, tanpa melalui seleksi para guru besar di perguruan tinggi otomatis lolos.
Rektor Unsrat Prof DR Donald Rumokoy SH menjelaskan, kenaikan tunjangan para Guru Besar itu mulai berlaku Januari 2009. “Sesuai yang diutarakan Mendiknas pada musyawarah 23 Februari lalu, tunjangan untuk Guru besar naik sampai 13,5 juta. Tapi itu belum dipotong pajak,” ujar Rumokoy seraya menyebut, sebelumnya hanya berkisar Rp5 juta.
Ia menambahkan, sekarang ini belum ada petunjuk teknis untuk pembayaran. Sehingga pencairannya masih ditunda. “Dananya sudah ada di bank, jadi pembayaran itu nanti berlaku April. Nanti akan dirapel,” ujar mantan Dekan Hukum ini.
Rumokoy berharap, dengan naiknya tunjangan ini kualitas Guru Besar Unsrat bisa lebih ditingkatkan. “Ketambahan tunjangan dari pemerintah supaya menjadi lebih baik lagi,” kata Rumokoy.
Ke depan, Rumokoy berharap para Dosen yang berniat mengajukan diri sebagai Guru Besar jangan lagi sembarangan. Karena perhatian pemerintah sudah begitu besar. “Diharapkan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam mengajar, kualitas ilmiah dan mutu terhadap ilmu lebih ditekankan,” imbau Rumokoy sambil menambahkan, peningkatan kualitas diri sendiri juga perlu diperhatikan.
Saat ini, Unsrat memiliki 99 Guru Besar. Hanya saja, dua di antaranya belum dilantik. Sebagaimana penjelasan Rumokoy beberapa waktu lalu, ada banyak calon Guru Besar yang ditolak Depdiknas.
Prof Joutje Umboh, salah seorang Guru Besar Unsrat mengaku, dengan naiknya tunjangan ini tentunya merasa senang. Karena eksistensi para Guru Besar mendapat perhatian pemerintah. “Tentu saja senang akan perbaikan pendapatan ini, tapi itu juga berarti agar kita lebih meningkatkan kinerja yang sudah ada, agar lebih baik lagi,” tukas mantan Dekan Fakultas Kedokteran ini. (cw 10/cw-03)

manado post

Posted in Pendidikan
One comment on “Guru SD Gembira
  1. rochmatsalim says:

    Awas diut yang buat bayar itu hutang sama anak cucu kita, kayak serifikasi guru, UUD dan UU proyek (ujung-ujungnya proyek) wwwwuuuuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: