Kalsel Luncurkan ‘Perahu Pintar’


JAKARTA–MI: Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)
meluncurkan “perahu pintar”, yaitu sebuah perahu yang dimodifikasi menjadi perpustakaan terapung untuk melayani masyarakat pinggir sungai dan pantai.

Perahu pintar tersebut untuk mendukung pelaksanaan program penuntasan buta aksara 2010, kata Gubernur Kalsel Rudy Ariffin ketika melepas sebuah perahu pintar bernama “Lambung Mangkurat I” di Sungai Martapura Banjarmasin, Jumat (6/3).

Peluncuran perahu pintar itu diprakarsai Komandan Korem (Danrem)101/Antasari Kol Inf Heros Paduppai.

Menurut Gubernur peluncuran perahu pintar akan membantu meningkatkan minat baca masyarakat Kalsel, sehingga diharapkan akan membantu upaya penuntasan buta aksara di wilayah ini.

Ia mengatakan jumlah tertinggi penduduk buta aksara di Kalsel terdapat di wilayah pinggir sungai dan pantai karena pekerjaan mereka sebagai nelayan yang harus berada di laut selama berhari-hari, membuat mereka tidak sempat bersekolah.

Selain itu ada anggapan bahwa tanpa sekolah, mereka tetap dapat hidup dengan mencari ikan di laut.

Menurut dia, Pemprov Kalsel terus berupaya meningkatkan mutu
pendidikan dengan berbagai cara, termasuk menyediakan fasilitas perpustaan tersebut. Sebelumnya Kalsel juga menyediakan perpustakaan mobil keliling serta motor pintar (perpustakaan dengan kendaraan roda dua).

Upaya lain untuk mencerdaskan masyarakat adalah mencanangkan wajib belajar sembilan tahun hingga akhir 2010, serta tahun wajib belajar 12 tahun mulai 2009 hingga 2014.

“Kami akan memberikan kemudahan bagi warga yang menunaikan wajib
belajar 9 tahun dan 12 tahun itu. Karena itu bila ada orangtua yang tidak menyekolahkan anaknya yang masih usia sekolah, orangtua itu bisa dikenai sanksi,” kata Gubernur Kalsel yang didampingi beberapa pejabat Pemprov Kalsel.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari Kol Inf Heros Paduppai menyebutkan ide membuat perahu pintar tersebut didasari keinginan untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat, sekaligus melastarikan kebudayaan di Banjarmasin.

Peluncuran perahu pintar pertama ini sebagai upaya memancing pihak
lain membuat perahu pintar yang lain, dan keinginan tersebut telah
direspons karena akan ada perahu pintar kedua yang dibiayai perbankan, perahu pintar ketiga dibiayai Pemprov Kalsel dan diharapkan perahu pintar keempat oleh Pemkot Banjarmasin.

Menurut dia, perahu pintar ini dijadualkan mengunjungi satu semua
sekolah dasar (SD) di bantaran sungai di Banjarmasin sehingga anak-anak bantaran sungai bisa memanfaatkan fasilitas perpustakaan tersebut.

Perahu pintar yang pembuatannya menelan dana Rp70 juta tersebut
dilengkapi dengan komputer dan fasilitas internet, televisi, telpon seluler dan ribuan buku bacaan untuk anak-anak dan masyarakat umum. (Ant/OL)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,213 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: