Masih Ada 14.177 orang yang Belum Sarjana


GORONTALO – Guru menjadi ujung tombak pembangunan pendidikan, terutama dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) melalui pendidikan. Guru yang profesional dan mempunyai kompetensi akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, inovatif dan bermartabat.

Mengingat begitu pentingnya peranan guru dalam peningkatan SDM Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad tak henti-hentinya menekankan agar para guru dapat meningkatkan kualitas dan kompotensi. Bahkan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad menegaskan, khusus di Provinsi Gorontalo pada 2011 mendatang seluruh guru mulai dari jenjang SD hingga SMA minimal berpendidikan Sarjana Strata Satu (S1).

“Tahun 2011 semua guru di daerah ini harus S1. Ini penting agar sumberdaya manusia yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” tegas Gubernur Fadel Muhammad saat rapat kerja bersama jajaran Universitas Terbuka (UT) Gorontalo, Selasa (10/2) di ruang Huyula Kantor Gubernur Gorontalo.

Menurut Gubernur Fadel Muhammad, untuk mewujudkan harapan tersebut Pemprov Gorontalo senantiasa mendorong dan mengupayakan agar para guru yang belum Sarjana (S1) agar bisa S1. Salah satunya melalui program sertifikasi guru.

“Memang persoalan sertifikasi guru ini cukup dilematis. Di satu sisi tenaga guru dituntut untuk Sarjana yang otomatis harus kuliah lagi. Di sisi lain mereka harus menjalankan tugas untuk mengajar. Nah dalam kondisi ini Universitas Terbuka bisa mengambil peran bersama-sama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo mempercepat para guru yang belum Sarjana agar bisa Sarjana,” tutur Gubernur Fadel Muhammad.

Sementara itu Kepala Dikpora Provinsi Gorontalo Drs.Wenni Liputo,MM mengungkapkan, hingga 31 Desember 2008 jumlah tenaga guru yang tercatat di Provinsi Gorontalo sebanyak 20.144 orang. Dari jumlah tersebut guru yang berstatus PNS sebanyak 10.975 orang dan non PNS sebanyak 9.169 orang. Selanjutnya dari sebanyak 20.144 orang jumlah guru yang sudah Sarjana (S1) sebanyak 5.830 orang dan Magister (S2) sebanyak 137 orang.

“Sehingga saat ini jumlah guru yang belum Sarjana S1 sebanyak 14.177 orang. Terdiri pendidikan SLTA sebanyak 8.513 orang, Diploma III sebanyak 1.292 orang, Diploma II sebanyak 3.672 dan Diploma I sebanyak 700 orang. Sehingga jumlah guru yang harus didorong untuk S1 saat ini kurang lebih ada sekitar 6 ribu orang, utamanya yang berpendidikan D II dan D III” ungkap Wenni.

Wenni menambahkan, guru yang berpendidikan SLTA umumnya paling banyak mengajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). “Hal ini dikarenakan kebijakan pada waktu lalu yang memungkinkan lulusan SMA khususnya dari sekolah pendidikan guru untuk menjadi guru,” imbuhnya. (GP-71/jpnn)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,213 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: