Ratusan Siswa Tidak Lulus


Try Out Unas SMP

KEDIRI – Ratusan siswa SMPN di Kota Kediri tidak lulus try out Ujian Nasional (Unas). Dalam try out yang digelar 16-19 Februari oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri, dari delapan SMPN di Kota Kediri tidak ada satu sekolahan yang bisa lulus 100 persen. Total siswa yang tidak lulus mencapai 875 siswa dari 2.560 peserta.

Yang paling banyak siswa yang tidak lulus ada di SMPN 6. Dari 297 peserta sebanyak 249 siswa tidak lulus. Sedangkan yang paling sedikit ada di SMPN 1 dengan 15 siswa tidak lulus dari 359 peserta. (selengkapnya lihat grafis).

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Sudjarwoto melalui Kabid Pendidikan Dasar Muladi, banyaknya siswa yang tidak lulus dalam try out itu karena beberapa faktor. “Salah satunya adalah standar kelulusan tahun ini naik dari 5,25 menjadi 5,5,” ujarnya.

Kenaikkan standar kelulusan sebanyak 0,25 ini membuat siswa kesulitan. Sehingga banyak siswa yang tidak mampu melampaui standar kelulusan tersebut.

Selain standar kelulusan naik, Muladi mengatakan kalau dalam try out tahap pertama itu siswa-siswi SMPN terlihat kaget dengan soal Unas. Sehingga mereka masih mereka-reka materi unas yang dihadapi. “Anak-anak terlihat kurang siap,” ujarnya.

Muladi mengatakan dengan hasil yang jeblok ini maka siswa-siswi SMPN di Kota Kediri harus belajar lebih giat. Sehingga, mereka bisa lulus pada unas, 27-30 April. Untuk pelajaran yang akan di Unas kan nanti ada empat mata pelajaran. Yaitu, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). “Rata-rata nilai dari empat mata pelajaran minimal 5,5 jika ingin lulus,” ujarnya.

Agar siswa SMPN di Kota Kediri benar-benar siap, Muladi mengatakan disdik akan kembali melakukan try out. Rencananya sebelum unas nanti akan ada dua try out lagi. “Kami agendakan tiga try out menjelang unas,” ujarnya.

Untuk try out tahap kedua dan ketiga, Muladi mengharapkan peserta yang tidak lulus try out semakin sedikit. Sehingga saat pelaksanaan Unas nanti bisa lulus 100 persen. “Kami harapkan ada perbaikan dalam try out selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi C Achmad Salis mengatakan banyaknya siswa SMPN yang tidak lulus itu karena siswa-siswi kurang latihan mengerjakan soal Unas. Sehingga mereka kaget begitu mendapatkan soal. “Yang lulus itu kebanyakan yang ikut bimbingan di luar sekolah. Sehingga terbiasa mengerjakan soal unas,” ujarnya.

Salis mengatakan hasil try out yang ada ratusan siswa tidak lulus itu adalah gambaran kemampuan siswa SMPN saat ini. Sehingga mereka harus berbenah diri jika tidak

Salis mengatakan hasil mengecewakan tersebut harus segera diperbaiki. Sehingga kejadian itu tidak terulang di unas yang sesungguhnya. “Cukup di try out saja,” ujarnya.

Salis mengharapkan dalam unas nanti seluruh siswa SMPN dapat lulus 100 persen. Sehingga mereka akan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. “Harus belajar giat untuk bisa lulus,” ujarnya. (tyo)

Posted in Pendidikan, Prestasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,065 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: