Kasek Dilarang Bebani Buku Pelajaran


SEMARANG–Kepala sekolah maupun guru yang berdinas di sekolah negeri diminta tak membebani orang tua siswa maupun murid dengan buku pelajaran.

Jika masih ada siswa yang butuh buku pelajaran, maka datanya diminta dilaporkan kepada wali kota melalui dinas terkait. Sehingga nantinya pemkot akan menganggarkan pencetakan buku pelajaran.

“Bila ada kepala sekolah atau guru yang membutuhkan buku, jangan membebankan pada murid. Laporkan saja ke saya. Nanti akan saya anggarkan lagi untuk dicetak,” tandas Sukawi, kemarin. Artinya, lanjut Sukawi, tidak ada lagi alasan bagi sekolah yang kekurangan buku.

Sementara itu menanggapi program sekolah gratis SD – SMP negeri, Wali Kota Sukawi Sutarip meminta Dinas Pendidikan dan Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Kota Semarang mengawasi jalannya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik (PPD) 2009.

“Soal sanksi sudah saya serahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan, nanti kepala dinas akan mengajak instansi lain, yakni Bawasda untuk turun mengawasi jalannya PPD 2009,” tandas Sukawi Sutarip.

Menurut Sukawi, program sekolah gratis sudah lama dirancang oleh pemerintah. Sebab program tersebut sudah menjadi semangat warga untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik. “Kami harus memabangun SDM. Salah satunya ya lewat sekolah murah atau gratis.”

Sukawi meminta masyarakat untuk tak salah presepsi mengenai program sekolah gratis. Sebab sekolah gratis bukan berarti sekolah tanpa biaya. Sekolah tetap butuh biaya tinggi. Hanya saja pemerintah yang membantu pembiayaannya.

“Sekolah itu biayanya tinggi, tapi dibayar oleh pemerintah. Lalu juga bukan berarti sekolah gratis lalu menjadi sekolah tidak bermutu. Meski gratis namun tidak mengabaikan kualitas,” katanya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 11 Semarang Aris Basuki mengakui, tak adanya pungutan seperti sumbangan pengembangan institusi menjadi kendala pengoperasionalan sekolah. Sebab menyangkut sarana dan prasarana.

Satu sisi ketika sekolah mengajukan anggaran untuk perbaikan sarana dan prasarana, butuh waktu lama. Meski begitu pihaknya tetap mengupayakan kegiatan belajar-mengajar semaksimal mungkin.

Kepala SMP 7 Semarang Tri Sulasniati mengatakan, bila hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Penyelengaraan Pendidikan (BPP) untuk memberikan pelayanan maksimal kepada siswa agak sulit.

“Dengan anggaran yang minim memang sulit untuk memenuhi kepentingan siswa. Tapi standarnya kita akan usahakan terus dilakukan.” (dit/isk)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: