Rieke Diah Pitaloka Ungguli Taufiq Kiemas


JAKARTA – Persaingan antartokoh parpol terjadi di sejumlah dapil Pemilu Legislatif 2009. Hasil sementara tabulasi nasional atau real count KPU, sejumlah nama baru, tampaknya, untuk sementara mengungguli nama lama yang sudah terjun sebelumnya sebagai wakil rakyat di DPR.

Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, misalnya, untuk sementara unggul dalam perolehan suara di dapil Jatim VI (Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar). Berdasar tabulasi nasional yang dilakukan KPU dan BPPT di Hotel Borobudur kemarin (10/4) hingga pukul 21.00, Anas mendapat dukungan 1.831 suara. Total suara untuk Demokrat di Jatim VI adalah 3.049 suara. Suara Anas itu untuk sementara mengungguli Sekjen PDIP Pramono Anung Wibowo, 525 suara, dengan total suara ke partai dan caleg PDIP 1.438 suara.

Persaingan ketat juga terjadi di daerah pemilihan Jawa Tengah V antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang juga putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan anggota Majelis Syura PKS Hidayat Nurwahid. Puan mampu unggul dengan dukungan 1.308 suara, disusul Hidayat dengan 1.042 suara. Disusul calon legislatif Partai Demokrat GRAY Koes Murtiyah dengan 319 suara, mantan pemain bulutangkis Icuk Sugiarto yang diusung Partai Persatuan Pembangunan dengan 236 suara, dan Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi dengan 157 suara.

Di dapil Jawa Barat III, Ketua Fraksi Partai Demokrat Syariffudin Hasan masih berjaya dengan 405 suara. Selanjutnya, calon legislatif PKS Untung Wahono dengan 141 suara, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali dengan 139 suara.

Kejutan terjadi di daerah pemilihan Jawa Barat II. Artis Rieke Diah Pitaloka mampu menyalip Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas. Rieke memperoleh 41 suara, disusul Derry Drajat yang diusung Partai Amanat Nasional dengan 30 suara, Taufiq Kiemas dengan 27 suara, dan anggota DPR Ferry Mursyidan Baldan yang maju dari Partai Golkar dengan 19 suara.

Di dapil Jakarta I, Ahmad Zainuddin dari PKS mampu mengalahkan anggota DPR yang maju kembali. Ahmad yang mendapat dukungan 282 suara mengungguli Agung Laksono dari Partai Golkar dengan 199 suara, Rama Pratama dari PKS dengan 182 suara.

Tim Tifatul Yakin Lolos

Presiden PKS yang kini juga menjadi caleg DPR dari Dapil Sumut I Tifatul Sembiring diperkirakan lolos ke Senayan. ”Dengan hasil penghitungan sementara, kami yakin Mas Tifatul akan duduk di DPR RI,” tegas anggota DPW PKS Heriansyah di Bapilu DPW PKS kemarin (10/4).

Dia menambahkan, meski suara PKS kalah dari Demokrat, perolehan suara Tifatul cukup signifikan. Meski demikian, dia menyebutkan sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan berapa perolehan suara riil Tifatul di dapilnya. ”Kami belum cek semua. Tapi, saya yakin mencukupi. Sebab, suara kami pun cukup signifikan,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Medan Abdul Rahim mengaku, hampir di seluruh TPS di Kota Medan jumlah raihan suara Tifatul tertinggi, yakni 10-30 persen suara di setiap TPS. Pesaing Tifatul adalah Abdul Wahab Dalimunthe, caleg dari Demokrat. ”Suara mereka kejar-kejaran di hampir semua TPS,” ungkapnya.

Muhaimin-Priyo Memimpin

Pertarungan para tokoh partai yang menjadi caleg di dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) juga tak kalah serunya. Hingga tadi malam pukul 21.00, meski suara yang terhitung di KPU Jatim belum sampai 5 persen, peta kekuatan kontestan mulai terlihat. Sejumlah tokoh nasional memimpin di partai masing-masing.

Partai Golkar, misalnya. Priyo Budi Santoso yang dijagokan bisa menembus Senayan benar-benar memimpin perolehan di partainya. Dia sudah mulai meninggalkan kontestan lain di partai berlambang beringin itu.

Berdasar data tabulasi terakhir di KPU Jatim pukul 21.00, Priyo bertengger di posisi atas dengan perolehan 63 suara. Angka Ketua Fraksi Golkar di DPR tersebut berbeda jauh dengan posisi kedua, Johan Tedja Surya, yang hanya meraih 13 suara.

Muhaimin Iskandar yang juga bertarung di dapil Jatim I juga memimpin perolehan di partainya, PKB. Cak Imin – panggilan Muhaimin- berhasil meraih 31 suara.

Posisi kedua di PKB justru diduduki caleg yang namanya mungkin kurang populer, yakni Samsudin Pay. Dia meraih posisi di bawah Cak Imin dengan perolehan 14 suara.

”Masih belum 5 persen. Jadi, penghitungannya masih panjang. Besok (hari ini, Red) mungkin bisa lebih terlihat. Sebab, data yang masuk semakin besar,” kata anggota KPU Jatim Arief Budiman.

Di dapil Jatim I, jatah yang diperebutkan tak banyak, hanya sepuluh kursi di DPR. Sedangkan kontestan yang bertarung banyak tokoh politik nasional, termasuk pimpinan parpol. Selain Muhaimin dan Priyo, tokoh yang nama yang bertarung adalah Suripto (PKS), Guruh Soekarno Putra (PDIP), Laksmana Sukardi (PDP), dan Ratih Sanggarwati (PPP).

Menurut Arif, hingga kini belum bisa diketahui berapa suara aman bagi caleg untuk lolos ke Senayan. Sebab, KPU Jatim juga belum mengetahui berapa bilangan pembagi pemilih (BPP) disebabkan data yang masuk masih terlalu sedikit. ”Masih panjang penghitungannya,” ujarnya.

Namun, untuk pembanding, dalam Pemilu 2004, BPP berkisar 300 ribuan suara. ”Sekarang belum tentu sama. Sebab, yang dihitung adalah suara sah. Dan, sistemnya kan sedikit berbeda,” terang Arief.

Fadli Zon Berpeluang

Fadli Zon, wakil ketua umum DPP Gerindra yang menjadi caleg DPR dari dapil Sumbar I, berpeluang besar lolos ke Senayan. Berdasar pengamatan Padang Ekspres (Jawa Pos Group) dari tabulasi KPU Pusat pukul 21.00 tadi malam, di dapil Sumbar I sudah bisa tergambar siapa saja yang masuk dalam delapan besar meski data tersebut masih sangat minim.

Di dapil Sumbar I, pemilih tetap tercatat 1,8 juta, 7.215 TPS, dengan 154 caleg. Di dapil Sumbar I ditetapkan wakil yang akan duduk di Senayan delapan orang.

Dari tabulasi data sementara KPU Pusat, caleg Demokrat mendominasi. Dari Demokrat ada tiga calon yang meraup suara terbesar (Dasrul Djabar, Zulmiar Yanri, dan Darizal Basir). Di bawah Demokrat, PAN menempatkan dua wakil dengan suara terbanyak (Fauzi Hasan dan M. Ichlas El Qudsi). Selanjutnya, Golkar satu calon (Jeffrie Geovannie), dan PKS satu wakil (Irwan Prayitno). Satu caleg peraih suara terbanyak lainnya ialah Fadli Zon dari Partai Gerindra.

Atas peluang duduk di DPR itu, Fadli Zon menyatakan optimismenya. “Insya Allah, dari data yang dilaporkan kawan-kawan dan tim Gerindra, saya berpeluang. Mudah-mudahan saja,” katanya kemarin.(bay/fal/fid/sya/sam/dra/mon/jpnn/kum)

Posted in Pemilu 2009
2 comments on “Rieke Diah Pitaloka Ungguli Taufiq Kiemas
  1. Yasir Alkaf says:

    tabulasi untukmengamati perolehan caleg ga bisa dipantau lewat internet ya? masa harus ke hotel borbudur? di tnp.kpu.go.id setahuku cuma suara saja siy…

  2. Ian says:

    ya gak apa, kan Oneng, eh, Rieke emank kayaknya lebih friendly gitu😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: