Hasil Ujian Nasional Harus Dipertimbangkan


BANDAR LAMPUNG (Lampost): Koordinator Tim Pengawas UN wilayah Kabupaten Lampung Selatan Prof. Dr. Sudjarwo merekomendasikan nilai UN dijadikan penilaian pada ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN).

Sudjarwo yang juga dekan FKIP Unila mengatakan hal itu itu saat meninjau UN di SMAN 1 Natar dan SMA Mutiara, Natar, Lampung Selatan, Senin (20-4).

Menurut dia, dari sisi pelaksanaan, sistem yang dipakai pada UN sudah standar. “Saya memantau distribusi soal hingga ketatnya pengawasan yang melibatkan polisi dan tim independen sudah cukup baik. Saya optimistis tidak ada kecurangan pada UN kali ini. Meskipun tidak menutup kemungkinan.”

Meski demikian, ia mengaku belum membuat analisis tentang materi soal yang diujikan pada UN. Sebab itu, meskipun ia setuju agar hasil UN dapat dipertimbangkan sebagai elemen penilaian pada UMPTN, harus ada analisis lebih dalam tentang kesesuaian materi uji.

Perlunya kajian mendalam tentang materi, kata guru besar ilmu-ilmu sosial itu karena ada perbedaan cukup mencolok antara UN dan UMPTN. UN adalah tes evaluasi kompetensi atas hasil belajar yang dilakukan selama tiga tahun di sekolah. Sedangkan UMPTN adalah tes seleksi dalam rangka mencari bibit terbaik untuk dilakukan edukasi dalam lembaga pendidikan tinggi.

Tiga Tahun Lagi

Di tempat terpisah, Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Sugeng P. Harianto mengatakan baru akan menggunakan ujian nasional sebagai salah satu persyaratan masuk PTN mulai 2012.

“Kami akan melihat lebih dahulu pelaksanaan UN selama tiga tahun ini,” kata Sugeng di sela-sela peninjauan ujian nasional di MAN 2 Bandar Lampung, Senin (20-4).

Dia mengatakan selama tiga tahun ini pihaknya terus memantau pelaksanaan ujian nasional dan hasilnya. Juga akan memantau mahasiswa baru dari Unila dengan nilai UN tinggi apakah berkolerasi dengan indeks prestasi atau tidak. “Jika nanti terbukti anak yang nilai UN-nya tinggi ternyata IPK rendah, kami akan evaluasi kembali,” kata dia.

Namun, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional (Kapuspendik Diknas) Dr. Burhanudin Thola mengatakan mulai tahun ini PTN diharapkan menggunakan hasil UN sebagai salah satu indikator masuk PTN. Sebab, Depdiknas secara bertahap terus meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian nasional dengan pengawasan yang ketat. Hal tersebut untuk menghindari kemungkinan kecurangan yang mungkin terjadi.

“PTN bisa memasukkan UN sebagai salah satu pertimbangan masuk PTN sehingga mereka tidak perlu lagi menggelar seleksi nasional masuk perguruan tinggi (SNMPTN),” kata Burhanudin di sela-sela kunjungan ke MAN 2 Bandar Lampung.

Kemarin, sejumlah pejabat mengunjungi MAN 2 Bandar Lampung untuk meninjau langsun pelaksanaan ujian nasional. Mereka terdiri dari Kapuspendik Depdiknas Dr. Burhandin Thila, Rektor Unila Prof. Dr. Sugeng P. Harianto, Kakanwil Depag Sya’roni Ma’shum, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Johnson Napitupulu, Koordinator Pengawas UN Dr. Budi Kustoro, dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Djuariyati Azhari.

Kepala MAN 1 Bandar Lampung Jamsari mengatakan pihaknya sudah mempersipakan siswanya sebaik mungkin menghadapi UN. “Kami berharap tahun ini kelulusan tetap 100 persen,” kata dia. n UNI/SDM/S-1

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,031 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: