Belajar Soal Ujian, Lima Siswa Kesurupan


Kisah Siswa Kelas Jauh SMK Posigadan Mengikuti UN

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sudah digelar sejak Senin (20/4), nanti berakhir Jumat (24/4) esok. Para siswa peserta UN berusaha keras agar bisa lulus dengan nilai rata-rata di atas 5,5. Di Kota Kotamobagu, ketika akan dilakukan UN, sebanyak 5 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Posigadan, Bolmong Selatan (Bolsel) mengalami kesurupan. Berikut kisahnya. Laporan: Ronald Mokoginta, Kotamobagu

BERBAGAI persiapan dilakukan 35 siswa kelas jauh, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Posigadan, Bolsel untuk mengikuti UN di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Persiapan alat tulis menulis, mulai pensil 2B, penghapus, penggaris, dan pulpen berwarna hitam/biru hingga kartu tanda peserta ujian.
Karena lokasi ujian jauh, maka para siswa ini memilih datang ke Kotamobagu sejak Jumat (17/4), kemudian mencari tempat kost di bilangan Kelurahan Molinow. Setiap malam, mereka belajar bersama guna mempermudah mengisi soal ujian. Tak ada tanda-tanda mencurigakan. Nanti, pada Minggu (19/4) sekitar pukul 12.00 Wita, suasana tiba-tiba menjadi gaduh dan kacau. Teriakan histeris, langsung membuat seisi rumah tegang bercampur takut. 5 siswi mengalami kesurupan. Dari mulut ke lima siswi, Delpi Lasimpala, Sri Nataliya Lasimpala, Salma Jamilu, dan Widyawati Misilu, kesemuanya asal Desa Meyambanga, serta Cindrawati SY Lahuoo asal Desa Luwoo, mengeluarkan kalimat-kalimat tak beraturan. Awalnya, Widyawati mengalami kesurupan. ‘’ Kita suka cewek,’’ ujar wanita berparah cantik ini. Perkataan tersebut membuat teman-temannya ketakutan, akhirnya dalam hitungan menit, keempat siswi lainnya ikut kesurupan. Kejadian itu langsung membuat gempar warga sekitar.
John Hasan, salah seorang guru SMK kelas jauh berupaya melakukan pertolongan, dengan cara rukiat (cara Islam). Ia mengambil segelas air, bersama daun bidara (Dipercaya bisa mengusir roh halus). Prosesi pengobatan pun dilakukan, satu persatu siswi dipegang kepalanya, dan dipancarkan dengan air, disertai ucapan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dalam hitungan detik, Widyawati dan 4 temannya secara bersamaan muntah bertanda telah sadar. ‘’ Langkah ini berdasarkan petunjuk ustad, sambil rukiat juga diberi minum air daun bidara,’’ aku John, kemarin.
Ketika wartawan koran ini, menyambangi lokasi ujian Widyawati bersama 35 peserta UN lainnya, terlihat mereka begitu tenang, dan enjoy dalam mengerjakan soal ujian. ‘’Syukurlah tidak yang sakit paska kesurupan, hanya sakit batuk biasa,’’ katanya, kemarin.
Para peserta ujian lainnya mengaku, sempat panik dan takut, bila tidak segera diantisipasi, maka kesurupan tersebut dikuatirkan akan menyebar ke seluruh siswi peserta UN asal Posigadan. ‘’Hanya doa yang bisa mengusir semua roh jahat,’’ kata Alfid Mahabu dan Celvia Herawati Maniku, dua siswa peserta ujian.
Sementara Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Kotamobagu, Drs Abdul Kader Maleteng mengaku, bagi siswa yang tidak mengikuti UN, bisa mengikuti ujian susulan. Asalkan, ada surat keterangan resmi dari dokter bila sakit, atau surat keterangan resmi bila ada sesuatu hal penting yang harus dikerjakan. ‘’Di sekolah kami ini ada 14 siswa tidak ikut. Tetapi sebagian sudah ikut ujian paket C, dan pindah keluar daerah,’’ akunya, kemarin. ***

Sumber : mdopost.com

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,213 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: