Guru TK-SD Harus Sarjana


BANYUWANGI – Sebagian guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Banyuwangi ternyata belum sarjana. Dari 6.000 guru TK dan SD di Bumi Blambangan, yang belum bergelar sarjana sekitar 1.000 guru.

Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di stadion Bhayangkara, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, kemarin (2/5), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) menyatakan, semua guru TK-SD harus sudah sarjana.

Kepala Dispendikpora Banyuwangi, Sulihtiyono mengatakan, peningkatan kualitas guru sangat diperlukan. Di masa mendatang, semua guru yang mengajar harus berpendidikan sarjana atau diploma empat (D4). “Guru TK dan SD, sekarang harus sarjana,” tegasnya.

Sulihtiyono menambahkan, keharusan guru TK dan SD bergelar sarjana telah digariskan dalam Undang-Undang (UU) Sistim Pendidikan Nasional. Untuk memenuhi aturan ini, Dispendikpora Banyuwangi terus mendorong semua guru yang belum mengantongi ijazah sarjana agar segera memenuhi persyaratan ini. “Kami mendorong dengan melakukan sertifikasi dan beasiswa bagi guru yang berprestasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebagian guru TK dan SD tersebut kini sedang menempuh pendidikan strata satu (S-1). “Untuk beberapa tahun lagi, insyaallah semua guru TK dan SD di Banyuwangi sudah sarjana semua,” cetusnya

Sementara itu, puncak peringatan Hardiknas di stadion Bhayangkara Purwoharjo itu berlangsung meriah. Upacara bendera yang dipimpin Bupati Ratna Ani Lestari itu dihadiri seluruh pejabat Pemkab. Hadir juga kepala sekolah se-Banyuwangi. Tidak ketinggalan, pelajar utusan SD/MI, SLTP/Mts, dan SMA/SMK se-Kecamatan Purwoharjo, turut hadir.

Bupati Ratna dalam sambutannya mengatakan, Hardiknas tidak bisa lepas dari sosok Ki Hajar Dewantara. Pendiri Taman Siswa asal Jogjakarta itu memiliki peran yang besar dalam memajukan pendidikan di Indonesia. “Dalam memperingati hari pendidikan nasional ini, mari kita teladani perjuangan dan kepribadian Ki Hajar Dewantara,” katanya.

Ratna menambahkan, untuk memajukan pendidikan, pemerintah telah membuat program, di antaranya pemberian bantuan operasional sekolah (BOS) dan program peningkatan mutu pendidikan. “Dalam pendidikan saat ini, pengajaran bukan hanya penguasaan materi, tapi pengembangan nalar dan kreasi siswa,” ujarnya.

Upacara Hardiknas itu berlangsung menarik. Suparmin, aktivis lembaga swadaya masyarakat yang selama ini dikenal sangat getol mengkritisi Bupati Ratna, ditunjuk sebagai komandan upacara. “Suparmin sekarang menjadi Kasi Monev (Kepala Seksi Monitopring dan Evaluasi) Pendidikan di Kecamatan Purwoharjo,” bisik seorang pejabat Pemkab kepada wartawan koran ini.

Usai upacara bendera, Suparmin melapor kepada Bupati Ratna bahwa upacara telah selesai. Setelah itu, keduanya tampak berbincang akrab. Padahal tahun lalu, Suparmin pernah memimpin sujud syukur beberapa pegawai negeri di halaman Pemkab. Waktu itu, Kejaksaan Agung menetapkan Bupati Ratna sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan lapangan terbang (Lapter). “Saya tadi sempat gemetar, waktu sampeyan mau melapor,” ujar Ratna sambil menepuk punggung Suparmin.

Peringatan Hardiknas yang dilaksanakan di Stadion Bhayangkara itu berlangsung meriah. Sebelum upacara dimulai, terlebih dahulu disajikan kolaborasi tari daerah. Ratusan pelajar se-Kecamatan Purwoharjo dilibatkan dalam tarian massal tersebut. (abi/bay)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,145 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: