Mendiknas Pada Peringatan Hardiknas di USU : Kesejahteraan Pendidik Ditingkatkan 2 Kali Lipat *52 Dosen dan Pegawai USU Terima Penghargaan Satya Lencana


Medan (SIB)
Mendiknas Prof Dr Bambang Sudibyo MBA mengatakan, mulai Januari 2009 biaya satuan, termasuk BOS buku untuk tiap siswa per tahun naik menjadi: SD di kota Rp 400 ribu, SD di kabupaten Rp 397 ribu, SMP di kota Rp 575 ribu dan SMP di kabupaten Rp 570 ribu. Hal itu merupakan suatu bukti komitmen pemerintah dalam memenuhi amanat UUD 45 terkait dengan kenaikan 20 persen anggaran pendidikan.
Hal itu dikatakan Mendiknas dalam sambutan tertulis dibacakan Purek I USU Prof Sumono MS pada peringatan Hardiknas di kampus USU, Sabtu (2/5). Pada peringatan Hardiknas tersebut diberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik USU dan satya lencana karya satya kepada 52 dosen dan pegawai USU dengan masa bakti 30,20 dan 10 tahun.
Dikatakan, pada 2009 telah ditandai dengan capaian besar dalam pemenuhan kewajiban pemerintah melalui peningkatan satuan BOS yang cukup signifikan sehingga membebaskan seluruh peserta didik SD dan SMP negeri terhadap pungutan biaya operasional sekolah. Program BOS dalam kurun waktu 2005-2008 telah membebaskan 70,3 persen murid SD/MI dan SMP/MTs dari pungutan biaya operasional. Selain itu juga telah tercapai target penuntasan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun pada 2008.
Mendiknas juga mengatakan, mutu guru dan dosen telah ditingkatkan melalui peningkatan kualifikasi dan sertifikasi profesi sekitar 1, 75 juta guru yang belum S1/D4 harus meraih S1/D4 dalam waktu 10 tahun, sekitar 150 ribu dosen yang belum S2/S3 harus meraih S2/S3 dalam waktu 10 tahun, serta sekitar 2,7 juta guru dan 300 ribu dosen harus meraih sertifikat dalam waktu 10 tahun. Kesejahteraan terhadap pendidik tersebut juga ditingkatkan menjadi 2 kali lipat.
Pada jenjang pendidikan tinggi, kata Mendiknas, beberapa perguruan tinggi telah mendapat pengakuan sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (world class), menurut versi Times Higher Education Supplement (THES), yaitu UI peringkat 287, ITB peringkat 315 dan UGM peringkat 316, dengan 520 program studi yang masuk dalam peringkat 500 dari seluruh dunia. Sementara Undip, Unair dan IPB menduduki peringkat 401-500.
“Selain itu, 47 program studi UT mendapatkan akreditasi dari Internasional Council of Distance Education (ICDE) sehingga sampai saat ini terdapat 567 program studi berkelas dunia melayani sekitar 12 persen dari seluruh mahasiswa Indonesia,” katanya. Menteri juga menyinggung Depdiknas menetapkan 11 terobosan kebijakan secara massal untuk tahun 2009.
Adapun penerima satya lencana karya satya 30 tahun adalah Prof Dr Ir Jennimar MS, Ir Mohd Madjid Damanik MSc, Ir Sabar Ginting MS, Dr Maryani Cyccu Tobing MS, Azwar (semua dari Fakultas Pertanian), Drs Jumino (Kabag Kepegawaian), Prof Dr Amrin Fauzi, Drs Azwani Manik Miraza (FE), Prof dr Abd Majid Sp PD, Syaifuddin DS (FK), Hemat Tarigan SH (FT), Drs Hariadi Susilo.
Sementara mahasiswa terbaik bidang ilmiah tahun 2008 adalah Chaterina, Suwanto, Novriadi. Bidang olah raga; Roy Charles Marpaung, Silvester Manik dan Hendra. Bidang seni budaya Ahmad Arief Tarigan dan bidang kewirausahaan Alwen dan Suyadi. (M5/k)

Posted in Pendidikan, PTN dan PTS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 469,901 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: