Wali Murid Keluhkan Pungutan Sekolah


Dimintai Rp 75 Ribu
untuk Kenang-Kenangan

BANGUN SANTOSO, Muaratebo

Baru sehari pelaksanakan ujian nasional (UN) SMP sederajat, beberapa wali murid SMP Negeri 24 Tebo mengeluhkan adanya pungutan sekolah yang dilakukan oleh komite sebesar Rp 75 ribu per siswa.

“Anak saya belum tentu lulus atau tidak, sudah ada pungutan. Padahal pemerintah jelas mengatakan tidak ada pungutan untuk SD hingga SMP, kok ini malah ada,” ungkap salah seorang wali murid SMP 24 Tebo yang enggan disebutkan namanya, kemarin (28/4).
Menurutnya, dia bersama sejumlah orang tua murid lainnya mempertanyakan pungutan dana sebesar Rp 75 ribu per siswa dengan alasan untuk memberikan kenang-kenangan kepada guru.

“Kalau hanya memberikan kenang-kenangan kepada para guru, kok ditentukan nilainya. Itu namanya bukan iuran sukarela, tapi pemaksaan,” tambah seorang wali murid lain yang juga enggan disebut namanya.

Menanggapi hal itu, Kepala SMP Negeri 24, Ahmad Yani kepada wartawan mengakui adanya pungutan tersebut. Namun dirinya membantah apabila pihak sekolah ikut dilibatkan.

“Kami tahu ada pungutan untuk siswa, tapi itu dilakukan oleh komite sekolah. Kami tidak ikut campur dalam hal itu,” jelasnya. Katanya, dirinya juga sudah mengingatkan bahkan ada guru yang tidak setuju dengan ide yang dilakukan oleh pihak komite.
Tapi menurutnya, komite tetap bersikukuh untuk melakukan pungutan dengan alasan sebagai bentuk pengabdian siswa dengan memberikan kenang-kenangan kepada guru.

Terpisah, ketua Komite SMP Negeri 24, Syarifudin saat dikonfirmasi mengakui jika pungutan sebesar Rp 75 ribu adalah inisiatif dari komite. “Ini kita lakukan atas pembicaraan kita bersama orang tua siswa, untuk memberikan satu bentuk kenang-kenangan kepada guru selama siswa belajar,” tutur Syarifudin.

Lanjutnya, jika orangtua merasa kebaratan atas pungutan itu, dirinya atas nama komite akan mengembalikan pungutan tersebut. Begitu juga jika siswa tidak lulus UN nantinya. “Ini pasti ada profokatornya, padahal niat kita baik untuk memberikan sebuah penghargaan kepada guru selama siswa belajar. Pada saat itu wali murid kami undang untuk merapatkan hal ini dan mereka juga setuju,” terangnya.(*)
sumber:jambi-independent.co.id

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,204 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: