Heli TNI-AD Jatuh di Cianjur, Tiga Perwira Tewas


CIANJUR – Musibah kecelakaan kembali terjadi pada pesawat TNI. Helikopter jenis latih Bolkow NBO 105CB milik TNI-AD jatuh di rumpun bambu di Bukit Cihanjawar, Kampung Pasir, Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, sekitar pukul 14.00 kemarin (8/6).

Dua di antara lima awak heli tewas seketika. Korban tewas adalah Kolonel Inf Ricky Samuel (komandan Pusat Pendidikan Kopassus) dan Kapten Inf Agung Gunarto (Kasi Operasi Pendidikan Kopassus). Sedangkan kopilot Lettu Yuli Sasongko tewas dalam perjalanan menuju RSUD Cianjur. Dua korban luka-luka adalah pilot Lettu Hadi Isnarto, dan Lettu Agus Sudarso.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Cianjur (Jawa Pos Group), jatuhnya heli di Cianjur Selatan itu diduga disebabkan kabut tebal. Sebelum musibah terjadi, helikopter NBO-105CB buatan IPTN (kini PT Dirgantara Indonesia) atas lisensi Messerschmitt-Bölkow-Blohm, Jerman, itu akan melakukan pemetaan udara.

Semula heli akan mendarat darurat di lapangan terbuka di Situhiang. Tapi, saat akan mendarat, lapangan tertutup kabut tebal. Helikopter itu lantas mendarat di rumpun bambu.

Warga setempat, Kamaludin, 42, menuturkan, heli itu jatuh hanya sekitar 100 meter dari perkampungan di tengah cuaca buruk. ”Saat itu hujan deras dan kabut menyelimuti langit,” katanya kepada Radar Cianjur.

Dia memperkirakan heli tersebut akan mendarat darurat setelah berlatih. Sehari sebelumnya, heli yang sama juga terbang di atas perkampungan. ”Katanya, TNI tengah latihan di kawasan Simpang,” tuturnya.

Saat heli celaka, dia mengaku mendengar suara ledakan. ”Tapi, suaranya samar-samar karena saat itu turun sangat deras,” ceritanya.

Begitu mendengar ada kecelakaan, warga berdatangan ke lokasi. Mereka menemukan helikopter hancur di rumpun bambu di tebing Bukit Cihanjawar. ”Polisi dan anggota TNI langsung mengevakuasi korban,” katanya. Dua korban tewas dibawa ke balai desa Situhiang. Setelah dibawa ke Puskesmas Pagelaran, jenazah dilarikan ke RSUD Cianjur.

Seorang petugas TNI-AD yang tidak mau disebut namanya mengatakan, kondisi medan menuju tebing lokasi kecelakaan sangat berat. ”Cuaca juga tidak mendukung. Evakuasi dihentikan dan dilanjutkan besok pagi (pagi ini, Red),” katanya. Korban tewas dan luka dikirim ke RSUD Cianjur.

Perwira Loyal dan Terampil

Musibah kecelakaan helikopter di Cianjur, Jabar, membuat keluarga korps komando pasukan khu­sus (Kopassus) berduka. Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary termasuk yang berduka atas musibah tersebut. Sebelum menjadi Pangdam, Rasyid pernah menjabat komandan jenderal (Danjen) Kopassus.

”Saat itu almarhum Asintel (asisten intelijen) saya. Orangnya sangat loyal,” ujar Rasyid kepada Jawa Pos melalui telepon seluler tadi malam (8/6). Dia sangat terkesan karena saat kepemimpinannya di Kopassus, Ricky berhasil membina hubu­ngan sangat baik dengan semua kalangan.

Setelah menjabat Asintel, Kolonel Ricky Samuel menjadi komandan Pusat Pendidikan Latihan Kopassus di Batujajar sejak Mei 2008. Sebelum jatuh dan meninggal, Ricky baru saja melihat anak buahnya berlatih di Ciwidey, Bandung Selatan.

Menurut Rasyid, Ricky dikenal sebagai komandan yang cerdas dan pandai membaca situasi. Saat ini Ricky juga tercatat sebagai anak buah Rasyid di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Rasyid menjabat sebagai ketua umum hingga 2011, sedangkan Ricky ketua bidang pembinaan.

”Di organisasi itu, dia sangat berperan,” tutur Ra­syid. ”Semua korban, baik yang gugur maupun lu­ka, adalah prajurit-prajurit terbaik TNI-AD,” lanjutnya. Rencana­nya, para korban dimakamkan di Taman Makam Pah­lawan Kalibata, Jakarta.

Secara terpisah, Kepala Penerangan Kopassus Letkol Agus Subiyanto menjelaskan, Ricky dan Kapten Agung baru saja pulang dari meninjau latihan UTP (uji terampil perorangan) Kopassus. ”Pesertanya 150 orang. Kolonel Ricky baru saja memberikan motivasi bagi seluruh prajurit,” katanya.

Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Dispenad) Brig­jen TNI Christian Zebua menduga, penye­bab kecelakaan adalah cuaca buruk. ”Tapi, hasil akhir menunggu investigasi resmi,” tandasnya. (nag/jpnn/rdl/dwi)

Posted in Tokoh & Pristiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
June 2009
M T W T F S S
« May   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,065 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: