Uji Coba PSB Belum Sesuai Target


Pendaftar Terbanyak dari Kawasan Utara

SURABAYA – Uji coba penerimaan siswa baru (PSB) online atau paperless tahap pertama berakhir kemarin pukul 08.00 (8/6). Berdasar hasil evaluasi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, jumlah peserta yang ikut uji coba tahap pertama itu masih belum sesuai dengan target. Dari target 37.410 peserta, yang sudah ikut uji coba hanya 20.166 atau 53,91 persen.

Berdasar data dispendik, untuk pemenuhan target itu diharapkan ada 18.060 peserta dari jenjang SMP, SMA 8.820, dan SMK 10.530. Namun, sampai saat penutupan tahap pertama, tercatat baru 20.166 peserta yang mengikuti uji coba.

Peserta jenjang SD yang berlatih mendaftar ke SMP untuk uji coba tahap pertama sebanyak 10.989. Padahal, pagu jenjang SMP negeri 12.040 siswa. Sedangkan pendaftar SMP ke SMA negeri sebanyak 3.866 (pagu SMA negeri 5.880 siswa). Pendaftar dari jenjang SMP ke SMK negeri 5.261 pelajar (pagu SMK negeri 7.020 siswa).

Jika pendaftaran dilihat berdasar kawasan, ternyata peserta uji coba PSB online paling banyak ditemukan di Surabaya Utara. Baik jenjang SD maupun SMP. Di kawasan utara, ada 5.144 peserta SD yang berlatih sistem pendaftaran tersebut. Sementara itu, di kawasan pusat hanya ada 2.404 peserta PSB online

Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dispendik Ruddy Winarko menyatakan cukup kaget saat melihat data uji coba tahap pertama PSB online tersebut. “Kami pikir, mayoritas yang berlatih adalah siswa di kawasan pusat. Sebab, mereka familier dengan internet. Sedangkan kawasan utara terbilang masih kurang,” ungkapnya.

Meski terkejut, justru hal itu membuat dispendik cukup tenang. Mengapa? Sebab, semula pihaknya khawatir kawasan utara sulit tersentuh program PSB online tersebut. Kawasan utara meliputi Kecamatan Kenjeran, Semampir, Pabean Cantikan, Krembangan, dan Simokerto.

“Kami cukup bersyukur meski peserta uji coba kurang dari target. Tapi, kawasan utara yang kami khawatirkan ternyata relatif aktif ikut uji coba PSB online itu,” ujar mantan kepala SMKN 1 tersebut.

Ruddy mengimbau siswa di kawasan lain agar ikut beruji coba. Terutama kawasan pusat, yakni Bubutan, Asemrowo, Genteng, Sawahan, dan Gubeng. Peserta di beberapa kawasan itu terdata masih cukup rendah dalam beruji coba. “Kami sarankan setiap siswa menggunakan kesempatan tersebut untuk berlatih sebaik-baiknya. Hari ini (kemarin, Red) kan masih ada latihan tahap kedua. Jadi, silakan mencoba,” tegasnya.

Ruddy menambahkan belum mengetahui pasti penyebab masih rendahnya jumlah peserta didik yang mau ikut uji coba PSB online tahap pertama itu. Bisa saja mereka masih menunggu kepastian pengumuman kelulusan ujian nasional (unas). Yang jelas, jumlah murid jenjang SD se-Surabaya yang diperkirakan lulus tahun ini mencapai 41.168. Sedangkan di jenjang SMP, ada 36.727 siswa.

Ditanya soal waktu pasti pengumuman kelulusan jenjang SMP, Ruddy menyatakan belum tahu. “Kami tidak bisa memastikan waktu pengumumannya. Belum ada kejelasan dari pusat.” (sha/hud)

Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
June 2009
M T W T F S S
« May   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 469,976 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: