Dana Beasiswa Yatim Sudah ke Bank Aceh


BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Bakhtiar Ishak mengatakan, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dana sosial bantuan pendidikan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu, Senin (17/9) siang telah diserahkan ke Bank Aceh untuk disalurkan ke penerima masing-masing.

“Belum tersalurnya dana beasiswa anak yatim itu hingga Jumat (14/5) kemarin, karena terlambat proses penandatanganan dokumen SP2D di DPKKA,”kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Bakhtiar Ishak kepada Serambi, Senin (17/9).

Kata Bakhtiar, usulan amprahan dana bantuan sosial pendidikan bagi anak yatim itu, administrasinya telah diselesaikan bendahara Disdik pada hari Senin (10/9). Pada hari itu juga, diserahkan ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh (DPKKA).

Pada hari Kamis (13/9), staf bendahara Disdik Aceh datang ke Kantor DPKKA, untuk mengambil dokumen usulan amprahan dana sosial bantuan pendidikan bagi anak yatim piatu itu untuk diserahkan ke Bank Aceh. Salah seorang staf, di DPKKA menyatakan SP2D nya belum diteken, dan tolong dikontak lagi pada hari Jumat (14/9).

Pagi Senin (17/9) bendahara Disdik Aceh telah mendapat konfirmasi SP2D pencairan dana sosial bantuan pendidikan untuk anak yatim, piatu senilai Rp 157,6 miliar sudah diteken Kadis DPKKA, Paradis.

Dijelaskan, pada hari itu juga bendahara Disdik, langsung mengambil SP2D, kemudian diserahkan ke Bank Aceh untuk pencairannya dana tersebut, guna penyalurannya ke nomor rekening 116.160 orang anak yatim penerima dana bantuan pendidikan tersebut senilai Rp 1,8 juta/orang/tahun.

Menurut Bakhtiar, uang bantuannya telah masuk ke rekening Bank Aceh, dan kini kita tinggal menuggu laporan dari Bank Aceh, kapan dana itu ditransfer ke masing-masing nomor rekening anak yatim. “Ini artinya, Disdik Aceh, tidak melakukan pembohongan publik,”ujarya.(her)

Paling Lambat Tiga Hari 
Humas PT Bank Aceh, Amal Hasan, yang dikonfirmasi Serambi terkait telah diserahkannya SP2D pencairan dana sosial bantuan pendidikan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu mengakui telah menerima SP2D pencairan dan yatim. Kata Amal Hasan, masih membutuhkan waktu 2 – 3 hari lagi untuk mentransfer dan itu ke rekening masing-masing penerima. Alasannya, dana yang diterima Kantor Pusat Bank Aceh senilai Rp 157,6 miliar itu, di pecah dan ditransfer kembali ke Kantor Cabang Bank Aceh yang ada di 23 kabupaten/kota.

Setelah itu, data penerima dana bantuan pendidikan yatim diverifikasi kembali oleh masing-masing Kantor Cabang Bank Aceh.

Setelah semua datanya cocok, baru kantor cabang menstranfer dana bantuan pendidikan bagi anak yatim itu masing-masing Rp 1,8 juta/orang/tahun. “Kami berharap, penerima bantuan bersabar, paling lambat Kamis dan Jumat mendatang sudah masuk ke rekening masing-masing penerimanya,” ujar Awal Hasan.(her)

Editor : bakri
Posted in Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives
Categories
October 2012
M T W T F S S
« Sep   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
SEO MONITOR
Blog Stats
  • 470,142 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 5 other followers

%d bloggers like this: